Making Dooitkoo.com – bagian 1

Setelah lebih dari 10 tahun bekerja sebagai contract developer & bikin produk buat orang lain, saya pikir udah waktunya saya punya produk sendiri yang punya nilai komersial. Awalnya saya ingin membuat mobile game atau menjual web template tapi setelah dipikir masak-masak, saya lebih condong ke pembuatan aplikasi yang benar-benar memiliki value dan bisa membantu banyak orang.

Berdasar pengalaman pribadi, saya bukan orang yang bisa mengatur keuangan, timbul ide untuk membuat aplikasi semacam financial assistant untuk membantu mencatat segala macam transaksi dan merencanakan keuangan. Saya yakin bukan hanya saya yang sering sembrono dalam masalah keuangan jadi saya pikir aplikasi ini punya prospek. Apalagi di Indonesia belum banyak aplikasi sejenis, artinya pangsa pasar masih terbuka lebar.

Artikel ini & artikel-artikel lanjutannya saya tulis dan update selama saya mengembangkan aplikasi ini. Jadi semacam developer note yang saya harap bisa bermanfaat buat developer lain.

Planning

Fail to plan, plan to fail

Ide dasar udah ada. Sebelum lanjutin, riset dulu fitur umum yang biasanya ada di aplikasi finansial. Liat-liat Less Accounting, Mint, dan Freshbooks. Bikin daftar fitur yang bisa diaplikasikan di Dooitkoo & cocok untuk orang Indonesia.

Selanjutnya, apa bentuk deliverable-nya.

Continue reading →