Bekerja dengan FlashDevelop, Flex SDK, dan Flash

Dalam artikel kali ini saya jelaskan cara bekerja dengan FlashDevelop, Flex SDK, dan Flash CS3/4. Flex SDK saya pakai untuk kompilasi proyek karena jauh lebih cepat daripada compiler bawaan Flash IDE.

Di sini, Flash IDE saya gunakan untuk membuat library berisi objek visual, atau biasa disebut asset library. SWF yg saya buat dengan Flash IDE hanya berisi sedikit kode atau malah nggak ada kode sama sekali. Kode program utama saya buat dengan FlashDevelop dan saya kompilasi dengan Flex compiler.

Ada 2 cara untuk menggabungkan asset library dengan program utama yaitu:

Continue reading →

Factory Pattern

Factory Pattern adalah pattern yang digunakan untuk memisahkan (decouple) proses pembuatan/instansiasi sebuah objek (produk) dari objek lain (klien) yang menggunakannya. Tujuannya supaya perubahan pada product class nggak menyebabkan kita harus mengubah kode pada client. Paling nggak akibat dari perubahan itu bisa diminimalisir. Dan juga supaya si factory bisa digunakan oleh banyak class.

Factory adalah objek yang berfungsi membuat objek lain (produk). Class ini menyembunyikan proses pembuatan produk dari klien sehingga klien nggak perlu tahu proses pembuatannya, bahkan klien juga nggak perlu tahu nama class dari produk yang dia minta.

Mungkin kita sering menulis function seperti ini:


var coffee:AbstractCoffee = createCoffee("xxx");
function createCoffee(type:String):Coffee{
        if(type == "xxx" ) return new XXXCoffee();
        if(type == "yyy" ) return new YYYCoffee();
        if(type == "zzz" ) return new ZZZCoffee();
        return null;
}

Cukup bagus untuk proyek kecil. Tapi coba bayangin kalo kita punya 20 class yang harus bisa bikin kopi dan semuanya harus bisa ditukar-tukar saat run-time plus si produk kemungkinan besar bakal berubah. Repot. Di sini gunanya Factory Pattern.

Continue reading →

Facebook AS3 API : The Basics

Repost artikel yg sudah pernah saya tulis di blog yang lama

Dalam tutorial ini saya akan tunjukkan cara pembuatan aplikasi Flash/Flex untuk Facebook dengan menggunakan Facebook AS3 API yang resmi di-support oleh Facebook & Adobe.

Facebook AS3 API adalah library yang memungkinkan kita membuat aplikasi Flash/Flex yang bisa mengakses data dari Facebook tanpa memerlukan skrip di sisi server. Kalo kita mengeset aplikasi kita sebagai aplikasi “Desktop”, kita bisa langsung menjalankan aplikasi di komputer kita. Jadi nggak perlu upload ke server. Selama proses development, umumnya kita banyak berkutat di sisi desktop , nanti kalo aplikasi sudah siap untuk testing baru kita upload ke server.

Continue reading →

MVC Sederhana untuk Pemula

Repost artikel yg sudah pernah saya posting di blog yang lama.

Kali ini saya jelaskan tentang cara membuat “struktur” MVC sederhana untuk menulis kode yang maintainable dengan memecah kode menjadi beberapa bagian berdasarkan fungsinya ( separation of concerns ).

Saya anggap Anda sudah cukup mengetahui dasar OOP dan mempraktekkannya, jadi saya nggak perlu menjelaskan lagi apa itu class, instance, static, getter/setter, dsb. Saya juga nggak menjelaskan apa itu custom events dan bagaimana cara membuat & menggunakannya karena sudah pernah saya jelaskan dalam artikel yang lain. Selain itu, Anda juga harus mengerti cara mendefinisikan & membuat custom class untuk objek di library.

Continue reading →