Git Flow 01 – Intro

Ada beberapa metode branching Git yang bisa kita praktekin. Ada model Centralized, Environment Branching, dan lain-lain. Git Flow adalah salah satu yang populer.

Di dalam metode Git-Flow, ada dua long-lived branch (cabang yang ga pernah dihapus) yaitu:
master
develop

master berisi kode yang di-deploy ke production-server. Jadi hanya kode yang sudah dites, lolos QA & dirilis yang ada di sini.

develop, sesuai namanya, dipake untuk development. Untuk sinkronisasi kode antara satu developer dengan yang lain. Penambahan fitur baru atau perbaikan kode selalu berbasis branch ini.

Instalasi

Ini opsional, kita bisa pake metode Git Flow pake perintah-perintah standar Git, tanpa command-line tool tapi rawan error karena lupa, dll. Jadi mending instal CLI-nya.

Ada dua macam CLI yang populer, satu yang Git Flow yg asli/vanilla & yg satu fork-nya git-flow-avh. Versi AVH lebih baru daripada yg vanilla & ada beberapa perintah tambahan.

  • Windows: git-flow-avh udah termasuk di dalam paket Git for Windows. Kalo pake Chocolatey, choco install git.
  • Mac: brew install git-flow-avh
  • Linux: di sini.

Continue reading →

Mengenal VueJS – 03

Salah satu fungsi data-binding yang banyak dipake adalah untuk ngerubah stylesheet, bisa yang inline atau pake class. Di bagian ke-3 seri tutorial pengenalan VueJS ini, saya mau bahas tentang CSS dinamis.

Style Binding

Kita pake v-bind:style untuk ngerubah nilai atribut style.

See the Pen VueJS – Dynamic CSS – style binding by Anggie Bratadinata (@masputih) on CodePen.

Ganti warna kotak pake text-input di bawahnya.

Continue reading →

Mengenal VueJS – 02

Ngelanjutin artikel VueJS sebelumnya, kali ini kita bahas sedikit tentang fitur Reactive Programming.

Apa itu Reactive Programming?

RP adalah metodologi pemrograman berbasis event. Ada event, ada reaksi. Jadi kalo Anda punya riwayat sebagai programer Flash/Flex, kayak saya, sebenernya Anda udah pernah nyerempet-nyerempet RP lewat event-based programming yang jadi makanan programer Flash sehari-hari. Bedanya, di RP antara koneksi antara event dispatcher & event listener dibuat abstrak / disembunyiin dibalik interface sederhana. Jadi ga perlu secara eksplisit jalanin addEventListener atau dispatchEvent dsb.

Continue reading →

Hosting Website Gratis di Gitlab

Gitlab sebuah perusahaan penyedia layanan hosting Git. Mirip Github tapi lebih ekonomis. Salah satu bedanya, di Gitlab, akun gratisan bisa punya private project, kalo di Github semuanya public / opensource, kecuali kalo kita pake akun berbayar.

Kalo Github punya Github Pages, Gitlab juga punya Gitlab Pages. Layanan ini bisa kita pake untuk hosting website gratisan & bisa sekalian belajar Git ( buat yang belum tahu).

Silakan daftar dulu kalo belum punya akun Gitlab. Saya tunggu …

Udah?

Bagus.

Continue reading →

Mengenal VueJS – 01

Dalam artikel ini saya mau kasih sedikit intro tentang library yang sedang naik daun, namanya Vue. Ini adalah library JavaScript untuk bikin UI. Kalo dikelompokin, mungkin bisa satu grup dengan ReactJS. Vue bisa dipake untuk macem-macem keperluan, mulai dari yang sederhana untuk bikin komponen UI, sampai SPA (Single Page Application). Popularitas Vue meroket antara lain karena jadi library default bawaan Laravel 5.

Progressive Framework. Begitu kata Vue Guide. Maksudnya, kita bisa pake Vue sedikit-sedikit. Ga perlu langsung satu website pake Vue semua. Bahkan untuk satu halaman, kita bisa pake Vue seperlunya dulu. Kalo mau migrasi website/aplikasi yang udah jadi dari framework lain ke Vue juga bisa pelan-pelan. Ga perlu gerudukan semua komponen UI langsung ganti.

Sebelum memulai silakan bikin file HTML yang isinya ada skrip ini. Atau nanti langsung edit aja contoh kode di bawah yang saya share di Codepen.

<script src="https://unpkg.com/vue/"></script>

Continue reading →