ReactJS : Higher Order Component

Higher-order Component (HOC) adalah teknik untuk bikin komponen ReactJS baru dari komponen yang udah ada. Jadi kita bisa bikin komponen baru yang punya fitur atau fungsi tambahan dengan cara komposisi yaitu satu atau lebih komponen digabung & dibungkus komponen lain.

Kalo di bahasa OOP, ini cocok sama prinsip: Favor composition over inheritance

Misalnya kita punya komponen A & B. Kita bisa pake HOC untuk bikin komponen baru C yang isinya A & B plus fitur-fitur & komponen/elemen DOM yang lain. Jadi komponen C kurang lebih bisa digambarin kayak begini. Dua komponen yang lain tetep bisa dipake sendirian:

Contoh implementasi HOC antara lain di React-Redux, di mana kalo kita mau bikin komponen yang bisa merespon update di Store & kirim objek Action kita tulis kode begini:

Continue reading →

Manajemen State dengan Redux (tanpa React)

Redux adalah library untuk manajemen state aplikasi JavaScript. Library ini memang lebih sering dipake bareng React, tapi sebenernya bersifat framework agnostic. Jadi bisa dipake dengan atau tanpa framework. Mau pake VueJS, bisa. Pake Angular, ok. Pake Pure JS, boleh.

Dalam tutorial ini saya akan bahas contoh pemakaian Redux dalam aplikasi ES6.

Tapi sebelumnya, apa itu State?

Secara harfiah, state artinya kondisi/keadaan. Jadi yang dimaksud Application State kurang lebih adalah semua informasi/data yang bisa menggambarkan kondisi aplikasi pada suatu waktu.

Redux

Implementasi Redux bisa digambarin pake diagram berikut:

Continue reading →

Bikin Project JavaScript (Webpack) dengan Poi

Yang udah pernah bikin project pake Webpack, Babel, dll. pasti setuju kalo initial setup-nya agak ribet. Kadang rasanya terlalu ribet kalo cuma untuk bikin project-2 kecil.

Ini ada tool namanya Poi yang bisa bantu setup Webpack dkk secara “otomatis”.

Kalo untuk project beneran saya masih lebih sreg pake manual setup. Utamanya karena saya kurang suka kalo ada tambahan layer lagi krn biasanya malah bikin susah. Tapi kalo untuk project kecil buat tutorial atau eksperimen, bolehlah pake Poi.

Instalasi

Karena tujuannya pake Poi buat bantu bikin project, baiknya instal secara global aja.

$ yarn global add poi
#atau
$ npm install -g poi

Continue reading →

ReactJS : Server & Client Routing

Pada dasarnya, ada tiga macem Routing dalam aplikasi web: Server-side ,Client-side, & kombinasi keduanya. Dalam tutorial ini saya akan bahas tentang routing di sisi klien & server pake React Router.

Sedikit info buat yang belum tau routing .

Server-side Routing

Dalam Server-side Routing semua rekues dihandel server yang akan kirim HTML sebagai respon ke browser.

Jadi misalnya dari home page: www.tiket.com kita buka www.tiket.com/pesawat, rekues dikirim ke server yg kemudian kirim respon HTML yg berisi halaman /pesawat ke browser.

Jadi ini model konvensional. Rekues -> server -> browser refresh.

Ini routing untuk web page ya. Kalo routing untuk REST API, ya nggak perlu browser refresh.

Client-side Routing

Client-side Routing mulai populer dengan adanya dukungan browser utk History API dari spesifikasi HTML5 & munculnya Single-page Application (SPA). Jadi waktu kita buka /pesawat, nggak ada rekues yg dikirim ke server. Rekues dihandel oleh kode JavaScript yang kemudian menampilkan komponen Flight di browser. Kalo kita pindah ke /train , ya yang ditampilin adalah komponen Train.

Continue reading →